Friday, September 11, 2020

Sinounique: Ore Processing Equipment Part IV


Ceramic Ball Mill
Ceramic Ball Mill adalah salah satu alat penggilingan yang hemat energi dengan kemudahan dan kenyamanan saat beroperasi dapat menjadi daya tarik tersendiri pada alat ini. Alat penggilingan yang memiliki daya motor 2.2 – 75 kw ini sangat cocok digunakan untuk investasi kecil. Tak hanya digunakan untuk penggilingan saja, namun alat ini juga banyak digunakan untuk pencampuran material dan keseragaman ukuran dari produk jadi yang dapat dikendalikan oleh waktu penggilingan. Adapun fitur properti stabil yang menjadi pelengkap dari berbagai fitur alat ini mempunyai peran penting dalam pencampuran bahan umum dan khusus, sekaligus dalam tahap penggilingan.


Perancangan pada alat ini sebenarnya tak kalah lengkap dengan alat penggiling lainnnya, dimana terdiri dari bagian transmisi berupa peredam, roda gigi penggerak motor, dan sistem kontrol. Keandalan pada alat ini didukung oleh pelat liner tahan aus yang berguna dalam memastikan bekerja secara maksimal. Dalam kinerjanya alat ini melibatkan gaya sentrifugal dan gaya gesek sehingga bola aterial dan baja dalam ball mill dapat mencapai ke level yang sama. Hingga didapat hasil akhir yang berbeda-beda sesuai dengan pengklasifikasian spiral. Ada produk yang diterima tetapi ada juga produk kasar yang mengharuskannya dilakukan penggilingan ulang. Sedangkan produk yang diterima artinya sudah penjadi produk akhir atau produk jadi yang sesuai dan berukuran seragam.


Conical Ball Mill
Setelah melalui proses penghancuran pada bahan maka tahap selanjutnya akan dilakukan penggerindaan halus oleh salah satu alat utama yang bernama Conical Ball Mill. Penggerindaan halus oleh Conical Ball Mill model 900x800 ini biasanya digunakan pada semen, bahan konstruksi, pupuk kimia, produk silikat, bahan tahan api, dan lain sebagainya. Penggerindaan ini dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu tipe basah dan tipe kering. Alat gerinda dengan ukuran debit sekitar 0,075-0,89 mm dan ukuran pakan yang tidak lebih dari 20 mm ini juga dapat digunakan untuk metel besi atau non besi dan keramik kaca. Selain itu, alat ini juga memiliki pelat liner tahan aus seperti pada ceramic ball mill yang memungkinkan kinerja stabil dan andal.


Prinsip kerja dari alat ini dimulai dari memasukkan bahan secara seragam melalui poros berlubang yang berada di dalam kabin pertama. Kemudian ball mill mulai diputar hingga melibatkan gaya sentrifugal yang bertugas sebagai pembawa bola baja agar mencapai level yang sama. Lalu untuk penggilingan material perlu dilakukan yang namanya drop down. Setelah itu, proses selanjutnya dilakukan di kabin kedua yang terdapat pelat liner datar dan di situlah material digiling hingga didapat produk akhir yang sesuai. Perlu diketahui juga bahwa prinsip kerja tersebut didukung oleh bagian-bagian tertentu yang terdapat di alat ini, diantaranya bagian transmisi (penggerak roda gigi, sistem control, peredam, dan motor) dan bagian rotasi yang berupa perangkat berputar silinder dengan tipe horizontal.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.